KUSTA (LEPRA)

19 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Penyakit kusta sampai saat ini masih merupakan masalah kesehatan dunia terutama di negara – negara berkembang antara lain di Indonesia. Prevalensi penderita kusta adalah 1 : 1000 penduduk. Di satu pihak kita menghadapi jumlah penderita kusta yang besar tapi di lain pihak mungkin masih ada masyarakat yang menganggap bahwa penyakit ini adalah penyakit karena pengaruh roh jahat. Sebenarnya penyakit Kusta ini di sebabkan oleh basil lepra yang namanya Mycobacterium Leprae. Kuman ini sangatlah kecil sehingga tidak dapat dilihat oleh mata manusia tanpa menggunakan alat. Kalau dilihat di bawah mikroskop bentuk basil lepra ini seperti lidi.

Penyakit Kusta termasuk penyakit menular yang penularannya bisa lewat kontak langsung (lewat kulit yang luka) atau lewat droplet yang keluat dari hidung penderita. Droplet yang mengandung kuman ini masuk ke dalam saluran nafas calon penderita kusta setelah itu baru menyebar ke seluruh tubuh dan kemudian berkembang biak organ tubuh yang cocok. Setelah masuh ke dalam tubuh calon penderita kusta kuman ini tidak langsung menyebabkan sakit tapi membutuhkan waktu antara 2,5 bulan – 40 tahun. Sebagian besar orang mempunyai kekebalan alami terhadap penyakit Kusta jadi manakala kuman ini masuk ke dalam tubuh segera dihancurkan oleh sel darah putih kita. Tapi bila daya tahan tubuh sangat buruk atau malah tidak mempunyai kekebalan sama sekali terhadap penyakit kusta, maka basil lepra akan berkembang biak tanpa kendali.

Diduga kuman ini pertama kali berasala dari India kemudian baru menyebar ke dataran Eropa, Amerika dan Asia.

Jenis Penyakit Kusta

Ada 2 tipe penyakit kusta yaitu

  1. Kusta Kering, jenis kusta ini bisa dianggap tidak menular karena jumlah basil lepra yang berada di tubuh penderita masih sedikit, tapi bila kusta kering ini tidak diobati maka akan menjadi kusta basah yang bisa menularkan ke orang lain.
  2. Kusta Basah, jenis kusta ini yang bisa menularkan ke orang lain karena jumlah basilnya sangat banyak bisa ratusan juta. Basil Lepra ini dapat ditemukan di hati, otak, ginjal, mata, hidung, kulit, dll.

Tanda – tanda dini penyakit lepra mencakup antara lain :

-         Bercak pada kulit, tunggal atau beberapa, berbatas tegas, tidak gatal, datar, pucat atau malah berwarna kemerahan dan menonjol dimana ada perasaan sentuhan panas dan atau nyeri yang terganggu.

-         Pada beberapa kasus tidak dijumpai bercak pada kulit, tetapi satu – satunya tanda lepra adalah hilangnya perasaan (mati rasa) pada tangan atau kaki dan berkaitan dengan pembesaran dan nyeri tekan saraf tepi yang terkait.

-         Pengeluaran cairan dari hidung dengan atau tanpa darah, dan hidung yang tersumbat kadang kala dapat menjadi pertunjuk pertama tentang penyakit Kusta Basah.

Apa yang terjadi bila syaraf kita dirusak oleh basil lepra?

  1. Hilangnya perasaan raba, suhu dan nyeri.

Hal ini disebabkan basil Lepra menyerang syaraf → syaraf yang terinfeksi akan meradang dan menimbulkan rasa nyeri → lama kelamaan syaraf ini akan rusak dan menyebabkan mati rasa.  Bila syaraf yang rusak ini terdapat di kaki, di satu pihak semua jenis  trauma tidak akan dapat dirasakan sakit di lain pihak penderita tetap dengan enaknya berjalan – jalan → luka akan semakin parah dan bisa menyebabkan amputasi atau dapat “mrithili” ?

  1. Syaraf yang terkena bisa menyebabkan otot lemah dan tidak dapat digerakkan.
  2. Kulit menjadi kering karena tidak mengeluarkan keringat.

Pertanyaan – pertanyaan

  1. Kemanakah kita bisa mengobatkan penderita kusta?

Jawabnya ada di Puskesmas kita

  1. Mengapa kita harus memperhatikan keberadaan penyakit ini?

Jawabnya adalah karena penyakit ini menular ke orang lain dan bisa menimbulkan kecacatan badan yang sifatnya menetap. Walaupun demikian kita tidak perlu khawatir ataupun mengisolasi penderita karena saat ini sudah ditemukan obat yang bisa menyembuhkan penyakit ini.

  1. Apa yang harus kita lakukan bila kita mendapati penderita kusta disekitar kita ?
  2. Kasih pengertian ke penderita bila penyakit kusta bukan penyakit keturunan
  3. Penyakit kusta bukan penyakit kutukan
  4. Penyakit kusta dapat disembuhkan asal berobat teratur dan mematuhi saran dari petugas kesehatan
    1. Bagaimana cara minum obat?

Caranya adalah obat yang diberikan diminum tiap hari atau sesuai petunjuk dokter dan jangan sampai terputus. Artinya bila diharuskan minum obat tiap hari, maka jangan sampai ada satu haripun tanpa minum obat karena bisa menyebabkan kegagalan pengobatan yang pada akhirnya penyakit tidak akan sembuh malah bisa bertambah parah.

Gejala atau keadaan yang perlu kita waspadai saat sudah minum obat?

Ini namanya reaksi kusta





GEJALA KURANG DARAH (ANEMIA ZAT BESI)

18 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Apakah  kurang darah (anemia) itu ?

Sering kita dengar bahwa si-fulan atau fulanah menderita gejala kurang darah. Jadi apakah sebenarnya yang dimaksud dengan kurang darah (anemia) itu. Kurang darah itu adalah suatu keadaan kurang darah (zat besi) yang bisa disebabkan karena makanan yang kita makan kurang mengandung zat besi atau kita sedang mengalami perdarahan contohnya perdarahan di masa haid atau nifas atau kecelakaan, dll.

Siapakah yang mudah menderita kurang darah ?

Berikut ini adalah daftar orang – orang yang kemungkinan besar mudah sekali mengalami gejala kurang darah :

  1. Ibu – ibu yang sedang hamil
  2. Janin yang sedang tumbuh di dalam kandungan
  3. Hilangnya darah selama proses persalinan dan setelah selesai proses persalinan (nifas)
  4. Ibu – ibu yang sedang menyusui
  5. Remaja putri/wanita usia subur pada masa haid/menstruasi
  6. Bayi dan balita

Apakah gejala Kurang Darah itu mudah dirasakan . . . . . ?

Dengan memperhatikan tanda – tanda atau gejala – gejala berikut ini, ibu – ibu akan dengan mudah mengenali Gejala Kurang Darah. Maka dengan ini perhatikanlah dengan baik gejala kurang darah di bawah ini :

-              pucat, bisa tampak dari wajah atau bibir yang pucat

-              Lemah

-              Mudah Letih dan lesu

-              Lemas

-              Mata berkunang-kunang

-              Pusing

-              Mudah mengantuk

-              Cepat lelah saat bekerja

Apa tanda – tanda kurang darah itu mudah dilihat . . . . .?

Tanda – tanda kurang darah itu ternyata mudah sekali dilihat. Caranya adalah sebagai berikut :

Tekanlah telapak tangan atau kuku jari -jari tangan selama 1 detik kemudian dilepas, maka apabila telapak tangan atau kuku jari -jari tangan terlihat pucat dan tidak segera terlihat merah itu pertanda kita menderita kurang darah.

BAHAYA KURANG DARAH (ANEMIA)

Ibu – ibu sekalian harus mengetahui apa bahayanya jika seseorang itu mengalami gejala kurang darah. Berikut adalah gambaran yang bisa terjadi jika seseorang itu mengalami kurang darah :

  • perdarahan ibu saat melahirkan
  • Pertumbuhan janin terganggu.
  • Berat badan lahir rendah, yakni bayi lahir dengan berat kurang dari 2.500 gram (2,5 kg)
  • Pada ibu hamil kekurangan zat besi dapat mengakibatkan keguguran
  • Bayi lahir sebelum waktunya atau yang biasa kita sebut bayi lahir prematur
  • Pada anemia berat dapat mengakibatkan kematian ibu dan bayi
  • Bayi yang dilahirkan mengalami gangguan pertumbuhan fisik dan kecerdasan

BAGAIMANA CARA MENANGGULANGI KURANG DARAH ?

Setelah kita mengetahui apa akibatnya jika seorang ibu terutama yang sedang hamil itu mengalami gejala kurang darah, maka yang harus kita pikirkan ke depan adalah bagaimana supaya kita terhindar dari gejala kurang darah tersebut. Ada beberapa cara yang dapat ibu – ibu ketahui yaitu :

  1. Cara yang paling mudah untuk menanggulangi anemia (kurang darah) pada ibu hamil adalah selalu minum tablet besi/tambah darah. Tapi perlu ibu – ibu sekalian ketahui bahwa minum sirup/tablet tambah darah memang bisa menimbulkan gejala sebagai berikut:
  • mual
  • nyeri di lambung
  • muntah
  • diare
  • sulit buang air besar (untuk mengatasi dapat dilakukan dengan makan buah pepaya secukupya)
  1. Ibu hamil makan makanan yang banyak mengadung zat besi minimal 2 kali lebih banyak dari pada sebelum hamil.
  2. Segera periksa ke Puskesmas atau petugas kesehatan atau lapor ke Puskesmas bila ibu – ibu sekalian merasakan gejala – gejala kurang darah (anemia) untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.

CARA MINUM TABLET ZAT BESI YANG BENAR

Untuk meningkatkan penyerapan zat besi, maka pada saat minum tablet/sirup zat besi sebaiknya tidak bersama – sama dengan minum susu, teh, kopi, tablet KALK, atau obat sakit mag (lambung).

BAHAN MAKANAN YANG BANYAK MENGANDUNG ZAT BESI

Bahan makan yang banyak mengandung zat besi itu antara lain :

  1. Sayuran yang berwarna hijau gelap, seperti : bayem, kangkung, daun kacang panjang (mbayung), dll.
  2. Kacang-kacangan seperti : kacang tanah, kacang hijau, buncis, kedelai (tahu, tempe), kacang merah dan kacang polong.
  3. Biji – bijian utuh, sepeti : gandum, padi – padian yang berupa makanan jadi seperti : roti, kue, bubur, bll.
  4. Protein hewani, terutama daging yang berwarna merah, telur, daging ayam, daging itik, ikan laut dan ikan air tawar.
  5. Buah – buahan seperti : pepaya, jeruk, pisang.

BAGAIMANA CARA MEMASAK SAYURAN YANG BENAR

Cara memasak sayuran yang banyak mengandung zat besi tidak boleh terlalu matang untuk menjaga agar kandungan zat besi tetap ada. Baca entri selengkapnya »





CAMPAK

17 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Campak atau yang sering kita ketahui dengan penyakit GABAGEN adalah penyakit yang sering menyerang anak-anak dan merupakan penyakit menular.

BAGAIMANA MENGENALI PENYAKIT CAMPAK ?

Penyakit Campak itu mempunyai tanda atau gejala sebagai berikut :

A. Tahap Awal (hari 1 sampai hari ke-3)

  1. Biasanya didahului dengan panas, anak kelihatan lemah-lesu, sering disertai dengan batuk-pilek
  2. Mata memerah, keluar air mata (nrocos) kalau kena sinar yang terang terasa sakit

B. Tahap Lanjut (hari ke-4 sampai hari ke-5)

  1. Anak bertambah panas, batuk semakin ngikil dan ingusnya semakin bertambah banyak
  2. Keluar bintik-bintik merah. Kalau ibu-ibu sekalian mengamati, ternyata bintik –bintik merah tersebut muncul pertama kali dari belakang telinga kemudian ke dahi kemudian ke leher dan kemudian menjalar ke badan sampai ke ke dua kaki si anak
  3. Setelah bintik-bintik merah itu tersebar merata ke seluruh tubuh, baru panas badannya turun.

C. Tahap Penyembuhan (hari ke-6 sampai hari ke-9)

  1. Biasanya mulai hari ke-6 bintik-bintik merah akan berubah warnanya menjadi kehitaman dan akan mulai berangsur-angsur hilang.
  2. Pada saat itu juga, panas badan sudah mulai menurun, batuk dan pilek sudah mulai sembuh

Yang kami kemukakan di atas adalah perjalanan penyakit campak yang tanpa disertai dengan infeksi kuman lain. Jadi ibu-ibu sekalian tidak perlu khawatir kalau ada anggota keluarga ibu yang terkena campak, karena sebenarnya penyakit campak itu bisa sembuh sendiri tanpa pengobatan.

Perlu ibu-ibu sekalian ketahui, bahwa bisa jadi bintik-bintik merahnya sudah hilang tapi diare, batuk dan pileknya tidak berangsur-angsur sembuh juga panas badannya tidak turun-turun atau matanya masih tetap memerah. Saat itu ibu harus memikirkan bahwa anak ibu selain kena campak juga kemasukan kuman lain.

BAGAIMANA CAMPAK ITU MENULAR KE TUBUH ORANG LAIN

Campak adalah penyakit menular. Mau tahu cara penularannya, simak beberapa pesan-pesan berikut ini :

  • Saat penderita campak batuk atau bersin maka penderita akan menyemprotkan titik-titik cairan ludah atau ingus yang banyak mengandung kuman Campak. Bayi atau anak yang berada di dekat penderita akan terkena percikan ludah atau ingus yang mengandung kuman Campak tersebut. Setelah itu kumannya masuk ke saluran nafas si-bayi atau si-anak yang ada di dekatnya tadi melalui hidung. Jadinya anak atau bayi tersebut ketularan penyakit campak.

BERAPA KALI SESEORANG DAPAT SAKIT CAMPAK

Perlu diketahui bahwa penyakit campak Insya Alloh hanya diderita sekali seumur hidup. Jadinya bagi ibu-ibu yang sudah kena campak tidak usah khawatir akan kena campak lagi karena sering menggendong anaknya yang sedang sakit campak. Kalaupun ada orang yang sakit campak atau GABAG untuk yang kedua kalinya, sebenarnya penyakit campak yang kedua kalinya ini bukanlah penyakit campak yang sebenarnya.

APA YANG BISA IBU LAKUKAN TERHADAP PENDERITA CAMPAK

  1. Berikan makanan yang bergizi tinggi untuk si prnderita campak, seperti : susu, telur dan madu.
  2. Kalau anak anda panas, kompreslah anak ibu dengan air dingin atau kalau punya berikan obat penurun panas
  3. Segera lapor ke Puskesmas terdekat.

Bagaimana mencegah penularan Penyakit Campak

Mengingat bahwa penyakit campak mudah sekali menular, maka bila ada anggota keluarga atau tetangga yang sakit campak usahakan agar anak-anak ibu yang belum kena campak tidak bergaul dulu dengan si penderita campak.

Atau bisa jadi anak yang sedang sakit campak dilarang ke luar rumah sebelum sembuh benar, karena akan menulari orang lain.





DEMAM BERDARAH

16 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Penyakit demam berdarah merupakan salah satu dari sekian banyak penyakit tertua yang ditemukan di dunia. Penyakit ini masuk ke Indonesia sekitar tahun 1769 sedangkan di Jogjakarta ditemukan tahun 1969.

Demam berdarah  disebabkan oleh virus Dengue dengan perantara nyamuk Aedes Aegypty. Nyamuk ini suka menggigit di siang hari dan sifatnya multiple biting artinya tidak puas kalau cuma menggigit 1 orang saja. Jarak efektif nyamuk ini menggigit orang 50 – 100 m dari sarangnya. Secara kasar di Jogja dari 4 – 6 dari 10 rumah terdapat jentik nyamuk.

Bagaimanakah daur hidup nyamuk aedes aegypti?

  • Nyamuk meletakan telurnya di dinding tempat penampungan air atau barang-barang yang memungkinkan air tergenang sedikit di bawah permukaan air
  • Perkembangan dari telur sampai menjadi nyamuk memerlukan waktu 7 – 10 hari
  • Tiap 2 hari nyamuk betina menghisap darah manusia untuk bertelur
  • Umur nyamuk betina mencapai 2 – 3 bulan

Bagaimanakah ciri – ciri nyamuk aedes aegypti?

1. Sifat nyamuk aedes aegypty

  • berwarna hitam belang – belang (loreng) putih pada seluruh tubuhnya
  • berkembang biak di tempat yang bersih
  • biasanya menghisap darah pada pagi sampai sore hari

2. Sifat jentik aedes aegypty

  • ukuran 0,5 – 1 cm
  • bergerak aktif di dalam air
  • gerakannya berulang – ulang dari bawah ke atas permukaan air untuk bernafas, kemudian turun kembali ke bawah dan seterusnya
  • pada waktu istirahat, posisisnya hampir tegak lurus dengan permukaan air

3. Sifat telur aedes aegypty

  • ukuran sangat kecil 0,7 mm
  • warna hitam
  • tahan sampai 6 bulan di tempat kering

Baca entri selengkapnya »





DEMAM TIFOID (Jawa, TIPES)

15 06 2009

Oleh : Dr. Abu Yasir Muhammad

Demam tifoid atau yang sering kita ketahui dengan penyakit TIPES adalah penyakit yang menyerang saluran pencernaan (usus).

INGIN TAHU TENTANG PENYAKIT TIPES ?

Ibu-ibu harus tahu tentang masalah tipes ini. Cara mudah untuk mengenali penyakit ini yakni :

  • mula-mula si penderita TIPES akan mengalami panas (demam) yang tidak terlalu tinggi (cuma nglemeng saja) tapi kemudian hari demi hari panas badan akan meningkat (tambah panas).
  • Pada 7 hari pertama, panas badan akan turun pada siang hari tapi menjelang malam akan naik lagi. Setelah penderita mengalami panas badan selama 7 hari, maka pada hari berikutnya panas badan akan terus tinggi
  • Selain panas, biasanya penderita akan mengeluh sakit kepala (pusing), nafsu makan berkurang, perutnya sakit dan kembung.
  • Coba perhatikan lidahnya. Lidah penderita akan terlihat putih (kotor) pada bagian tengah dan pada tepinya terlihat merah.
  • Kalau penderita adalah anak kecil atau bayi, maka biasanya disertai dengan DIARE
  • Tapi kalau penderitanya sudah besar atau sudah dewasa, maka biasanya penderita tidak Buang Air Besar SELAMA BEBERAPA HARI. Contoh: kalau biasanya penderita BAB 1 kali sehari, maka BAB-nya jadi 3 hari sekali.

MAU TAHU CARA PENULARAN PENYAKIT TIPES  . ..?

Kuman penyebab demam Tifoid (tipes) masuk ke tubuh kita melewati makanan atau minuman yang mengandung kuman tersebut.

BAGAMANA KALAU KELUARGA KITA TERKENA TIPES ?

  1. Berikan obat penurun panas kalau badannya panas atau kalau tidak punya kompreslah dengan air dingin
  2. Berikan makanan lunak seperti bubur nasi atau bubur saring (kalau di Jawa di kenal sebagai jenang sum sum) dan HINDARI makanan yang berserat seperti sayur
  3. Pendrerita di suruh istirahat di tempat tidur, jangan jalan-jalan.
  4. Segera lapor ke dokter karena penyakit tipes bisa berbahaya kalau tidak segera ditangani
BAGAIMANA MENGHINDARI SUPAYA TIDAK KENA TIPES ?

Tentunya ibu-ibu ingin mengetahui bagaimana caranya agar kita dan keluarga kita tidak terkena penyakit Tipes. Simaklah beberapa pesan berikut ini :

  1. Biasakan mencuci kebutuhan sehari-hari kita (sayuran, gelas, beras, piring, sendok, dll.) dengan menggunakan air bersih
  2. Berikanlah ASI pada anak anda secara penuh selama 2 tahun pertama kehidupannya.
  3. Kalau kita ingin memasak, masaklah kebutuhan sehari-hari (beras, telur, sayur, dll.) kita sesuai kebutuhan, agar kumannya mati.
  4. Jangan membiasakan diri kita membeli makanan, sayuran, dll. di warung atau pasar yang tidak menjaga kebersihan baik itu warungnya, barang dagangan atau kebersihan sekitar warung.
  5. Bersihkan lingkungan sekitar kita dari sampah